Text
Percakapan lingua franca : antologi puisi temu sastrawan indonesia iii
Beberapa puisi dalam buku ini , berkutat pada warna lokal, sementar di sisi lain ada pula yang mencoba menerobos batas-batas geografis dengan cara menyerap secara rakus-sekaligus asyik-khazanah dari tanah seberang. Mereka yang mengusung warna likal memang terkesan meneruskan apa yang pernah menjadi tren dalam sastra Indonesia di masa lalu. Tetapi yang menjelajah hingga ke benua terjauh juga bukan tanpa pendahulu. Dunia kutub ini sebenarnya melanjutkan apa yang pernah dilakukan oleh para penyair Indonesia generasi sebelumnya. Di samping ada pula yang masih terserimpung oleh masalah elemnter dalam penulisan.
Tidak tersedia versi lain